SEMESTA YANG HILANG

Agama - Sejarah - Masa Depan - Alam Semesta
 
HomeCalendarFAQSearchRegisterLog in
Latest topics
» KINTRAL CATRALA
by rejoipan Wed Mar 19, 2014 12:11 am

» Free Download 3gp Abg Ngentot Disekolah
by hanllayto Tue Mar 11, 2014 2:34 am

» Free Download 3gp Abg Ngentot Disekolah
by hanllayto Sat Mar 08, 2014 10:58 pm

» Free Download 3gp Abg Ngentot Disekolah
by hanllayto Fri Mar 07, 2014 11:51 pm

» Multiman PS3 4.11.rar
by wesydor Wed Feb 19, 2014 6:15 pm

» Heavy Fire Shattered Spear Crack Toornet
by wesydor Tue Feb 18, 2014 8:02 pm

» Novel Islamik PANAH SIDI ARAB
by Alexanderwathern Wed Dec 07, 2011 2:33 am

» Players Share: Quest TERA fatigue and spell system, game
by Abelard Mon Aug 01, 2011 5:47 pm

» Players Share: Quest TERA fatigue and spell system, game
by Abigail Mon Jul 25, 2011 12:21 am

» Wangian Hikmah Al-Ghazali (Syarah Ihya' 'Ulumiddin)
by Alexanderwathern Tue Mar 22, 2011 8:03 pm

» Benua Atlantis ditemui di Sepanyol
by misspearl Tue Mar 15, 2011 12:37 am

» Brahma Dan Nabi Ibrahim
by misspearl Sat Mar 12, 2011 11:10 am

» Produk Terkini Aiskrim Susu Ibu
by misspearl Fri Mar 11, 2011 11:24 pm

» Materi yg Hilang Di Alam Semesta Ditemui
by misspearl Fri Mar 11, 2011 8:45 am

» Meneliti Hadis Syarik dalam Sahih Muslim
by Alexanderwathern Thu Mar 10, 2011 12:56 am

Log in
Username:
Password:
Log in automatically: 
:: I forgot my password
Top posters
ADMIN (177)
 
Sayembara (108)
 
Alexanderwathern (88)
 
swordmaster (78)
 
misspearl (64)
 
ibuKA (39)
 
ismatai (17)
 
why me (10)
 
efairy (8)
 
indra (7)
 
Search
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search

Share | 
 

 Patih Gajah Mada

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
ADMIN
Admin
Admin


Posts : 177
Join date : 2009-06-24
Location : The Lost Universe

PostSubject: Patih Gajah Mada   Sat Jun 27, 2009 7:05 pm

Gajah Mada adalah salah satu tokoh besar pada zaman kerajaan Majapahit. Menurut berbagai kitab dari zaman Jawa Kuno, ia menjabat sebagai Patih (Menteri Besar), kemudian Mahapatih (Perdana Menteri) yang mengantarkan Majapahit ke puncak kejayaannya. Ia terkenal dengan sumpahnya, yaitu Sumpah Palapa, yang menyatakan bahwa ia tidak akan memakan palapa sebelum berhasil menyatukan Nusantara. Di Indonesia pada masa kini, ia dianggap sebagai salah satu pahlawan penting[1] dan merupakan simbol nasionalisme.

Awal karir

Menurut Pararaton, Gajah Mada memulai karirnya di Majapahit sebagai komandan pasukan khusus Bhayangkara. Karena berhasil menyelamatkan Prabu Jayanagara (1309-1328) dan mengatasi Pemberontakan Ra Kuti, ia diangkat sebagai Patih Kahuripan pada tahun 1319. Dua tahun kemudian ia diangkat sebagai Patih Kediri.

Pada tahun 1329, Patih Majapahit yakni Aryo Tadah (Mpu Krewes) ingin mengundurkan diri dari jabatannya. Ia menunjuk Patih Gajah Mada dari Kediri sebagai penggantinya. Patih Gajah Mada sendiri tak langsung menyetujui. Ia ingin membuat jasa dahulu pada Majapahit dengan menaklukkan Keta dan Sadeng yang saat itu sedang melakukan pemberotakan terhadap Majapahit. Keta dan Sadeng pun akhirnya takluk. Akhirnya, pada tahun 1334, Gajah Mada diangkat secara resmi oleh Ratu Tribhuwanatunggadewi sebagai Patih Majapahit.
Back to top Go down
http://lostuniverse.iowoi.org
ADMIN
Admin
Admin


Posts : 177
Join date : 2009-06-24
Location : The Lost Universe

PostSubject: Re: Patih Gajah Mada   Sat Jun 27, 2009 7:06 pm

Sumpah Palapa

Pada waktu pengangkatannya, ia mengucapkan Sumpah Palapa, yang berisi bahwa ia akan menikmati palapa atau rempah-rempah (yang diartikan kenikmatan duniawi) jika telah berhasil menaklukkan Nusantara. Sebagaimana tercatat dalam kitab Pararaton berikut:[2]
Sebuah arca yang diduga menggambarkan rupa Gajah Mada. Kini disimpan di museum Trowulan.
“ Sira Gajah Mada pepatih amungkubumi tan ayun amukti palapa, sira Gajah Mada: Lamun huwus kalah nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tañjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompu, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana ingsun amukti palapa ”

Arti
Gajah Mada sang Mahapatih tak akan menikmati palapa, berkata Gajah Mada, "Selama aku belum menyatukan Nusantara, aku takkan menikmati palapa. Sebelum aku menaklukkan Pulau Gurun, Pulau Seram, Tanjungpura, Pulau Haru, Pahang, Dompu, Pulau Bali, Sunda, Palembang dan Tumasik, aku takkan mencicipi palapa.

Walaupun ada sejumlah (atau bahkan banyak) orang yang meragukan sumpahnya, Patih Gajah Mada memang hampir berhasil menaklukkan Nusantara. Bedahulu (di Bali) dan Lombok (1343), Palembang, Swarnabhumi (Sriwijaya), Tamiang, Samudra Pasai, dan negeri-negeri lain di Swarnadwipa (Sumatra) telah ditaklukkan. Lalu Pulau Bintan, Tumasik (Singapura), Semenanjung Malaya, dan sejumlah negeri di Kalimantan seperti Kapuas, Katingan, Sampit, Kotalingga (Tanjunglingga), Kotawaringin, Sambas, Lawai, Kendawangan, Landak, Samadang, Tirem, Sedu, Brunei, Kalka, Saludung, Solok, Pasir, Barito, Sawaku, Tabalung, Tanjungkutei, dan Malano.

Di zaman pemerintahan Prabu Hayam Wuruk (1350-1389) yang menggantikan Tribhuwanatunggadewi, Patih Gajah Mada terus mengembangkan penaklukan ke wilayah timur seperti Logajah, Gurun, Sukun, Taliwung, Sapi, Gunungapi, Seram, Hutankadali, Sasak, Bantayan, Luwu, Makassar, Buton, Banggai, Kunir, Galiyan, Salayar, Sumba, Muar (Saparua), Solor, Bima, Wandan (Banda), Ambon, Wanin, Seran, Timor, dan Dompo.
Back to top Go down
http://lostuniverse.iowoi.org
ADMIN
Admin
Admin


Posts : 177
Join date : 2009-06-24
Location : The Lost Universe

PostSubject: Re: Patih Gajah Mada   Sat Jun 27, 2009 7:06 pm

Perang Bubat

Dalam Kidung Sunda[3] diceritakan bahwa Perang Bubat (1357) bermula saat Prabu Hayam Wuruk hendak menikahi Dyah Pitaloka putri Sunda sebagai permaisuri. Lamaran Prabu Hayam Wuruk diterima pihak Kerajaan Sunda, dan rombongan besar Kerajaan Sunda datang ke Majapahit untuk melangsungkan pernikahan agung itu. Gajah Mada yang menginginkan Sunda takluk, memaksa menginginkan Dyah Pitaloka sebagai persembahan pengakuan kekuasaan Majapahit. Akibat penolakan pihak Sunda mengenai hal ini, terjadilah pertempuran tidak seimbang antara pasukan Majapahit dan rombongan Sunda di Bubat; yang saat itu menjadi tempat penginapan rombongan Sunda. Dyah Pitaloka bunuh diri setelah ayahanda dan seluruh rombongannya gugur dalam pertempuran. Akibat peristiwa itu, Patih Gajah Mada dinonaktifkan dari jabatannya.

Dalam Nagarakretagama diceritakan hal yang sedikit berbeda. Dikatakan bahwa Hayam Wuruk sangat menghargai Gajah Mada sebagai Mahamantri Agung yang wira, bijaksana, serta setia berbakti kepada negara. Sang raja menganugerahkan dukuh "Madakaripura" yang berpemandangan indah di Tongas, Probolinggo, kepada Gajah Mada. Terdapat pendapat yang menyatakan bahwa pada 1359, Gajah Mada diangkat kembali sebagai patih; hanya saja ia memerintah dari Madakaripura.
Back to top Go down
http://lostuniverse.iowoi.org
ADMIN
Admin
Admin


Posts : 177
Join date : 2009-06-24
Location : The Lost Universe

PostSubject: Re: Patih Gajah Mada   Sat Jun 27, 2009 7:06 pm

Akhir hidup

Disebutkan dalam Kakawin Nagarakretagama bahwa sekembalinya Hayam Wuruk dari upacara keagamaan di Simping, ia menjumpai bahwa Gajah Mada telah sakit. Gajah Mada disebutkan meninggal dunia pada tahun 1286 Saka atau 1364 Masehi.

Hayam Wuruk kemudian memilih enam Mahamantri Agung, untuk selanjutnya membantunya dalam menyelenggarakan segala urusan negara.

Warisan budaya
Lukisan kontemporer Gajah Mada karya I Nyoman Astika.

Sebagai salah seorang tokoh utama Majapahit, nama Gajah Mada sangat terkenal di masyarakat Indonesia pada umumnya. Pada masa awal kemerdekaan, para pemimpin antara lain Sukarno sering menyebut sumpah Gajah Mada sebagai inspirasi dan "bukti" bahwa bangsa ini dapat bersatu, meskipun meliputi wilayah yang luas dan budaya yang berbeda-beda. Dengan demikian, Gajah Mada adalah inspirasi bagi revolusi nasional Indonesia untuk usaha kemerdekaannya dari kolonialisme Belanda.

Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta adalah universitas negeri yang dinamakan menurut namanya. Satelit telekomunikasi Indonesia yang pertama dinamakan Satelit Palapa, yang menonjolkan perannya sebagai pemersatu telekomunikasi rakyat Indonesia. Banyak kota di Indonesia memiliki jalan yang bernama Gajah Mada, namun menarik diperhatikan bahwa tidak demikian halnya dengan kota-kota di Jawa Barat.

Buku-buku fiksi kesejarahan dan sandiwara radio sampai sekarang masih sering menceritakan Gajah Mada dan perjuangannya memperluas kekuasaan Majapahit di nusantara dengan Sumpah Palapanya, demikian pula dengan karya seni patung, lukisan, dan lain-lainnya.

[sunting] Spekulasi asal-usul

Tidak diketahui sumber sejarah mengenai kapan dan di mana Gajah Mada lahir. Beberapa spekulasi tentang asal Gajah Mada adalah sebagai berikut:

Jawa[rujukan?]

Ada yang berpendapat bahwa ia berasal dari daerah Modo (Lamongan), karena di daerah ini banyak ditemukan prasasti-prasasti yang diduga kuat peninggalan Majapahit, termasuk adanya beberapa makam kuno prajurit dan makam kuno yang diduga masyarakat setempat sebagai makam ibunda Gajah Mada, yaitu Nyai Andong Sari. Selain itu daerah ini teratur rapi, sehingga seperti suatu bekas tanah perdikan.

Sumatra

Pendapat lain meyakini bahwa Gajah Mada berasal dari Sumatra, karena menurut pakar sejarah Dr. Imran (siapa dia???), di dalam Bahasa Jawa tidak dikenal istilah Gajah Mada. Kata Gajah dan Mada berasal dari Bahasa Melayu (Minang).[rujukan?] Kata Mada artinya berhati keras tidak mau surut sebelum cita-citanya tercapai. Itu tercermin dari sifat Gajah Mada yang dicerminkan pada Sumpah Palapanya.[4]

Dompu, Nusa Tenggara Barat[rujukan?]

Masyarakat Bima khususnya Dompu percaya kalau Gajah Mada berasal dari daerah ini, mengingat kemiripan dengan tokoh legenda masyarakat Dompu yaitu "ombu Mada Roo Fiko". Ombu artinya Tuan, Mada artinya saya, Roo artinya telinga dann Fiko artinya lebar. Jadi ditafsirkan sebagi Tuan Mada bertelinga lebar (seperti gajah). Di daerah ini juga terdapat kuburan kuno yang diyakini sebagai makam Gajah Mada.

Kalimantan Barat[rujukan?]

Ada pula yang meyakini Gajah Mada itu merupakan orang Dayak, Kalimantan Barat, yaitu dari sebuah kampung di Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Sebagian masyarakat Dayak mempercayai hal ini berkaitan dengan kisah masyarakat Dayak Tobag, Mali, Simpang dan Dayak Krio. Tokoh Gajah Mada di Dayak Krio dikenal dengan nama Jaga Mada, namun masyarakat Dayak lainnya menyebutnya Gajah Mada. Ia dianggap merupakan salah satu Demung Adat yang diutus kerajaan Kutai untuk menjajah Nusantara termasuk Jawa.[5]

Catatan kaki

1. ^ Memory of Majapahit: Gajah Mada
2. ^ Mangkudimedja, R.M., 1979, Serat Pararaton. Alih aksara dan alih bahasa Hardjana HP. Jakarta: Departemen P dan K, Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah.
3. ^ Berg, C.C. 1927. Kidung Sunda. Inleiding, tekst, vertaling en aanteekeningen. ‘s Grav., BKI.
4. ^ Diduga Makam Gajah Mada
5. ^ Tony Kusmiran, 30 Oktober 30 2008

http://id.wikipedia.org/wiki/Gajah_Mada
Back to top Go down
http://lostuniverse.iowoi.org
ADMIN
Admin
Admin


Posts : 177
Join date : 2009-06-24
Location : The Lost Universe

PostSubject: Re: Patih Gajah Mada   Sat Jun 27, 2009 7:08 pm

Nampaknya Gajah Mada ini seorang yang misteri, asal-usulnya tidak diketahui...
Back to top Go down
http://lostuniverse.iowoi.org
Sponsored content




PostSubject: Re: Patih Gajah Mada   Today at 12:48 pm

Back to top Go down
 
Patih Gajah Mada
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Components of Kirkuk refuse Kubler statements for Article 140
» ka'bah dan arkeologi..

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
SEMESTA YANG HILANG :: SEJARAH :: SEJARAH SEMENANJUNG EMAS & NUSANTARA-
Jump to: